LEBIH MENDALAM

Mengutamakan Perempuan dalam Game

Alasan kreator di Roblox & Minecraft ini berfokus pada perempuan.

Bagaimana cara menciptakan game yang luar biasa bagi perempuan? Inilah yang menjadi motivasi Anat Shperling saat ia mendirikan studio game yang dipimpin oleh para perempuan, Toya.

Mulai dari petualangan yang terinspirasi dari pakar gorila sekaligus konservasionis Dian Fossey hingga simulasi pertanian yang sarat pemberdayaan, studio ini sudah membuat deretan pengalaman yang menantang ekspektasi dalam dua aplikasi terbesar di dunia: Minecraft dan Roblox.

Keberhasilan terbesar Toya, Miraculous RP: Ladybug & Cat Noir, diangkat dari seri animasi populer dengan perempuan sebagai karakter-karakter utamanya. Hingga sekarang, pengalaman ini sudah meraih lebih dari 800 juta kunjungan di Roblox.

“Feminisme adalah sebuah peluang bisnis, dan saya berharap lebih banyak orang menyadari hal itu,” ungkap Anat. “Lima puluh persen dari populasi adalah perempuan. Kami juga punya uang untuk dibelanjakan. Mengapa tidak mempertimbangkan kami?”

Para pemain bisa bergabung dalam game-game mini multipemain, bersaing dalam balapan, menghadapi aneka “obby” (lintasan halang rintang), memecahkan deretan teka-teki, dan menghadapi para penjahat dalam Miraculous RP: Ladybug & Cat Noir.

Peluang inilah yang membawa Anat ke Roblox dan Minecraft. “Kedua aplikasi ini sangat masif, jadi apa pun yang Anda lakukan—jika hasilnya bagus—akan mendapatkan eksposur yang besar.”

Sebagian besar personel Toya adalah perempuan, dengan semua dewan direksi dan mayoritas investornya perempuan—ini adalah hal yang langka dalam industri game. Demografi studio ini “bukanlah sebuah kebetulan,” kata Anat. “Saya mendedikasikan banyak waktu serta pemikiran untuk hal ini, dan ini terbukti menjadi sebuah langkah yang tepat.”

Anat Shperling mendirikan studio game yang dipimpin oleh para perempuan, Toya—dengan fokus pada pembuatan aneka pengalaman di Minecraft dan Roblox. Kredit foto: Yanai Yechiel

“Sekalinya Anda memiliki studio yang lebih dari separuh personelnya adalah perempuan—dengan seorang CTO (direktur teknologi) perempuan dan para teknisi perangkat lunak serta manajer produk yang juga perempuan—secara otomatis Anda akan membayangkan penggunanya sebagai seorang perempuan,” terangnya. “Anda tidak perlu terus-menerus mengingatkan tentang hal tersebut, karena itu sudah sangat jelas.”

Pendekatan ini membuahkan hasil. Pada awal 2025, Roblox menobatkan Toya sebagai Brand Creator Partner—sebuah grup berisi pengembang terpilih yang disebut Roblox sebagai “para pengembang visioner”.


Menantang Stereotipe

Anat dan timnya mengidentifikasi tiga elemen penting yang mendorong perempuan untuk bermain.

“Yang pertama adalah karakter perempuan. Ini wajib punya,” ujarnya. “Yang kedua adalah fitur untuk mengundang teman dan menyelesaikan tantangan bersama-sama. Yang ketiga adalah manifestasi diri.”

Untuk Miraculous, ini berarti memastikan pengalamannya seakurat mungkin dengan serialnya dan menyertakan mekanika game tradisional. Selain mendandani dan menjelajahi dunia sebagai dua pahlawan super perempuan dari waralaba ini, para pemain bisa bergabung dalam game-game mini multipemain, bersaing dalam balapan, menghadapi aneka “obby” (lintasan halang rintang), memecahkan deretan teka-teki, dan menghadapi para penjahat.

Feminisme adalah sebuah peluang bisnis, dan saya berharap lebih banyak orang menyadari hal itu.
– Anat Shperling, pendiri Toya

“Jika kita tidak berusaha mempertimbangkan semua orang sebagai pemain serta hanya terus berusaha memuaskan para pemain perempuan dengan menyajikan konten stereotipikal, mereka tidak akan bisa menikmati keseluruhan spektrum dari mekanisme game,” ujar Anat.

Berbekal umpan balik dari komunitas Discord milik Toya, Ladybug dan Cat Noir dirancang dengan tinggi badan serta warna kulit yang bisa disesuaikan. “Kustomisasi sangatlah penting. Para pemain ingin membentuk diri mereka ke dalam game yang mereka mainkan,” jelas Anat.

Toya juga merancang agar kebanyakan game mini dalam Miraculous bisa dimainkan dengan teman-teman.

Dalam Miraculous, para pemain bisa berubah menjadi Ladybug, Rena Rouge, dan berbagai pahlawan kesayangan lainnya, lalu menjelajahi dunia atau memainkan game mini bersama.

“Para pemain perempuan, menurut kami, sangat senang bermain bersama orang lain,” kata Anat. “Untuk perempuan yang ingin bermain obby, misalnya, mereka hanya akan melakukannya jika teman-teman mereka bisa bergabung dan bermain bersama. Jika para pemain perempuan bisa melakukan hal itu, mereka pasti termotivasi untuk menyelesaikannya.”

Jika kita hanya menyajikan konten stereotipikal kepada pemain perempuan, mereka tidak akan bisa menikmati keseluruhan spektrum dari mekanisme game.

Ini adalah bagian dari tren yang berkembang di Roblox. Meski pengalaman yang berfokus pada fesyen masih sangat digemari oleh pemain-pemain perempuan, deretan permainan seperti Adopt Me, Brookhaven, dan Livetopia yang dipenuhi dengan beragam aktivitas co-op juga sangat populer.


Membuat Kisah yang Mengedepankan Perempuan

Perjalanan Toya dimulai di Minecraft, dengan deretan game yang dirancang untuk menyoroti kehidupan dan karier para perempuan inspiratif.

Bisakah Anda mencapai puncak gunung yang tinggi dalam pengalaman Minecraft dari Toya, My Snowy Journey?

Touchdown Battle dan Football Camp dikembangkan bersama dengan Jennifer Welter, pionir pelatih perempuan pertama yang melatih di liga American football profesional pria. Coach Jen menyambut para pemain dengan kata-kata bijak, yang disuarakan oleh Jen sendiri.

“Kami menginterpretasikan tindakan, pendekatan, dan feminismenya di dunia nyata, serta menciptakan ulang kamp pelatihannya dalam game,” ungkap Anat.

Pendaki gunung asal Jepang, Junko Tabei—perempuan pertama yang mendaki puncak Mount Everest—menjadi tokoh sentral di My Snowy Journey. Dalam dunia ini, Anda akan merencanakan rute Anda sendiri ke puncak, kemudian berinteraksi dengan Junko di titik-titik pendakian tertentu untuk mendengarkan pembicaraan tentang perjalanan dan pengalamannya.

Kumpulkan peralatan mendaki dan bergabunglah dengan Junko dalam petualangan mendaki puncak Everest di My Snowy Journey.

Toya menciptakan pengalaman MyFarm di Roblox setelah Anat melihat adanya kekurangan pada karakter perempuan dalam begitu banyak game pertanian yang tersedia. Di MyFarm, para pemain berinteraksi dengan beberapa petani perempuan, yang masing-masing mewakili etnis dan kewarganegaraan yang berbeda.

My Farm adalah satu dari beberapa pengalaman bertema pertanian dalam Roblox yang menampilkan para petani perempuan. Bersiaplah untuk memanen!

“Saat Anda mengunduh game, Anda akan merasa lebih nyaman (sebagai pemain game perempuan) saat melihat perempuan sebagai karakter utama, karena Anda bisa mengidentifikasi identitas Anda pada diri mereka,” kata Anat.


Menetapkan Standar Baru

Anat melihat perubahan pada cara perempuan berpikir tentang game. “Generasi Alpha dan Z membuat berbagai perubahan,” ujarnya. “Cara mereka berperilaku, berpikir, serta berkomunikasi akan membawa perubahan yang signifikan, dan semua itu sudah mulai terjadi.”

Pada akhirnya, tukas Anat, targetnya bukanlah membuat sesuatu yang luar biasa, tetapi menjadikan desain yang berfokus pada perempuan suatu hal yang wajar.

“Tujuan saya sebenarnya bukan menjadi luar biasa,” ujarnya sambil bercanda. “Jika kami bisa merasa bahwa kami tidak perlu menjadi istimewa untuk bisa meraih kesuksesan, itu akan mengurangi tekanan yang menghambat kami. Itulah yang akan menjadi indikasi dari sebuah masyarakat yang setara.”

Simak artikel lainnya tentang para perempuan yang membuat perubahan positif lewat aplikasi dan game: